Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Informasi penting

Dorong Akselerasi Riset Inovatif, UNISA Yogyakarta Gelar Sosialisasi Program Riset Perguruan Tinggi LPDP 2026

Yogyakarta, 5 Juni 2026 – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melaksanakan kegiatan sosialisasi pendanaan riset kepada sivitas akademika Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) sebagai upaya memperkuat ekosistem riset nasional dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, LPDP memaparkan berbagai program pendanaan riset yang dikelola melalui Dana Abadi Penelitian (DAPL), termasuk skema RISPRO, RIIM, pendanaan kolaboratif, hingga peluang hilirisasi hasil penelitian yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat. Sosialisasi juga menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, komunitas, dan media dalam membangun ekosistem riset yang berkelanjutan.

Direksi LPDP menjelaskan bahwa fokus pendanaan riset saat ini diarahkan pada bidang-bidang strategis nasional, seperti pangan, kesehatan, energi, digitalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, manufaktur maju, maritim, pertahanan, serta hilirisasi hasil riset. Kebijakan tersebut sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan inovasi sebagai penggerak utama pembangunan nasional.

Hingga tahun 2025, LPDP bersama mitra kementerian dan lembaga telah mendanai sebanyak 1.280 proyek riset dengan total nilai pendanaan mencapai Rp324,8 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor pangan memperoleh alokasi terbesar sebesar Rp61,12 miliar, diikuti kesehatan Rp54,7 miliar dan energi Rp53,89 miliar.

Pada kesempatan yang sama, LPDP juga memaparkan praktik baik kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) melalui skema Pooling Fund. Program tersebut berhasil mendanai 26 proyek penelitian yang melibatkan 24 PTMA dan 2 perguruan tinggi negeri dengan total pendanaan lebih dari Rp20 miliar. Skema ini dirancang untuk menghasilkan teknologi tepat guna dan mempercepat hilirisasi hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat maupun amal usaha Muhammadiyah.

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sendiri tercatat aktif memanfaatkan program pendanaan riset LPDP. Saat ini terdapat empat penelitian yang memperoleh dukungan pendanaan dengan total nilai mencapai Rp1,34 miliar. Penelitian tersebut meliputi pengembangan Virtual Reality Parenting Simulator, inovasi Small Baby Carrier untuk meningkatkan bonding attachment ibu dan bayi, pengembangan sistem database nama Jawa, serta integrasi layanan Griya Lansia berbasis Interdisciplinary Patient Centered Care Model.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, LPDP berharap semakin banyak dosen dan peneliti di lingkungan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta yang dapat memanfaatkan berbagai skema pendanaan riset yang tersedia. Selain meningkatkan kualitas penelitian, dukungan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.

“Riset yang berdampak harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan inovasi yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi pembangunan nasional,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai peluang pendanaan, mekanisme pengajuan proposal, serta strategi peningkatan kolaborasi riset antara perguruan tinggi, industri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sosialisasi Hibah Internal dan RISETMU TA 2025/2026

Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa Yogyakarta) semakin meningkatkan kemampuan peneliti dalam bidang penelitian yang mampu menghasilkan invensi, baik metode, teori baru atau prinsip kebijakan baru yang belum pernah ada sebelumnya yang akhirnya dapat di publikasikan…

Unisa Yogyakarta Perkuat Pengabdian dan Pendidikan lewat 12 Desa Binaan di DIY Yogyakarta

Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa Yogyakarta) semakin memperkuat peranannya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui jejaring desa binaan yang tersebar di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 12 desa/kelurahan dipilih sebagai lokasi…

Dorong Akselerasi Riset Inovatif, UNISA Yogyakarta Gelar Sosialisasi Program Riset Perguruan Tinggi LPDP 2026
Dorong Akselerasi Riset Inovatif, UNISA Yogyakarta Gelar Sosialisasi Program Riset Perguruan Tinggi LPDP 2026

Yogyakarta, 5 Juni 2026 – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melaksanakan kegiatan sosialisasi pendanaan riset kepada sivitas akademika Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) sebagai upaya memperkuat ekosistem riset nasional dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, LPDP memaparkan berbagai program pendanaan riset yang dikelola melalui Dana Abadi Penelitian (DAPL), termasuk skema RISPRO, RIIM, pendanaan kolaboratif, hingga peluang hilirisasi hasil penelitian yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat. Sosialisasi juga menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, komunitas, dan media dalam membangun ekosistem riset yang berkelanjutan.

Direksi LPDP menjelaskan bahwa fokus pendanaan riset saat ini diarahkan pada bidang-bidang strategis nasional, seperti pangan, kesehatan, energi, digitalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, manufaktur maju, maritim, pertahanan, serta hilirisasi hasil riset. Kebijakan tersebut sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan inovasi sebagai penggerak utama pembangunan nasional.

Hingga tahun 2025, LPDP bersama mitra kementerian dan lembaga telah mendanai sebanyak 1.280 proyek riset dengan total nilai pendanaan mencapai Rp324,8 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor pangan memperoleh alokasi terbesar sebesar Rp61,12 miliar, diikuti kesehatan Rp54,7 miliar dan energi Rp53,89 miliar.

Pada kesempatan yang sama, LPDP juga memaparkan praktik baik kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) melalui skema Pooling Fund. Program tersebut berhasil mendanai 26 proyek penelitian yang melibatkan 24 PTMA dan 2 perguruan tinggi negeri dengan total pendanaan lebih dari Rp20 miliar. Skema ini dirancang untuk menghasilkan teknologi tepat guna dan mempercepat hilirisasi hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat maupun amal usaha Muhammadiyah.

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sendiri tercatat aktif memanfaatkan program pendanaan riset LPDP. Saat ini terdapat empat penelitian yang memperoleh dukungan pendanaan dengan total nilai mencapai Rp1,34 miliar. Penelitian tersebut meliputi pengembangan Virtual Reality Parenting Simulator, inovasi Small Baby Carrier untuk meningkatkan bonding attachment ibu dan bayi, pengembangan sistem database nama Jawa, serta integrasi layanan Griya Lansia berbasis Interdisciplinary Patient Centered Care Model.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, LPDP berharap semakin banyak dosen dan peneliti di lingkungan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta yang dapat memanfaatkan berbagai skema pendanaan riset yang tersedia. Selain meningkatkan kualitas penelitian, dukungan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.

“Riset yang berdampak harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan inovasi yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi pembangunan nasional,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai peluang pendanaan, mekanisme pengajuan proposal, serta strategi peningkatan kolaborasi riset antara perguruan tinggi, industri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Agenda LPPM

Pengumuman pengajuan hak cipta

Agenda terkini